HEADER WEBSITE.png

PTA Palembang Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Indikator Kinerja Utama

Palembang | pta-palembang.go.id (28/09) — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Indikator Kinerja Utama (IKU) pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memantau capaian kinerja sekaligus mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan tugas pada PTA Palembang dan Pengadilan Agama sewilayah PTA Palembang.

Monitoring dan Evaluasi IKU PTA Palembang Pelaksanaan Monev IKU PTA Palembang
Pimpinan PTA Palembang dalam Monev IKU Aparatur PTA Palembang Mengikuti Monev IKU

Dalam arahannya, Wakil Ketua PTA Palembang menyampaikan bahwa pencapaian IKU merupakan hasil kerja sama tim yang membutuhkan koordinasi, monitoring, serta pembagian beban kerja yang proporsional. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah perlunya rasionalisasi beban kerja pada satuan kerja, termasuk kondisi pada Pengadilan Agama yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Wakil Ketua juga mengingatkan pentingnya melakukan monitoring secara berkelanjutan terhadap pelaporan perkara kasasi dan pelaksanaan eksekusi. Setiap proses harus dipantau hingga benar-benar selesai agar tidak terdapat tahapan yang terlewat. Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan agar pelaksanaan dan pelaporan pada Pengadilan Agama di wilayah PTA Palembang dilakukan pengecekan kembali sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi.

Selain aspek teknis perkara, evaluasi juga diarahkan pada capaian Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN), baik pada PTA Palembang maupun Pengadilan Agama sewilayah. Capaian tersebut perlu dipantau dan dibahas bersama sebagai bahan evaluasi peningkatan profesionalitas aparatur. Sebagai pengadilan tingkat banding yang melaksanakan fungsi pembinaan terhadap satuan kerja di wilayahnya, PTA Palembang diharapkan dapat terus meningkatkan capaian dan menjadi contoh bagi satuan kerja yang dibina.

Perkuat Kedisiplinan dan Profesionalitas Aparatur

Aspek kedisiplinan aparatur turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan monev. Wakil Ketua meminta agar permasalahan terkait ketidaktertiban atau kelalaian dalam presensi dapat dicermati dan ditindaklanjuti secara tepat dengan memperhatikan kondisi faktual serta ketentuan yang berlaku.

Permasalahan tersebut diharapkan dapat terlebih dahulu dibahas dan dikoordinasikan pada tingkat kesekretariatan untuk memperoleh penyelesaian yang tepat, sehingga persoalan kedisiplinan dapat ditangani secara efektif sesuai mekanisme yang berlaku.

Ketua PTA Palembang dalam arahannya mengingatkan seluruh aparatur agar senantiasa berhati-hati, teliti, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, khususnya dalam penanganan perkara, mulai dari aspek administrasi hingga seluruh tahapan yang menjadi tugas dan fungsi masing-masing.

Pada bidang kesekretariatan, Ketua turut menekankan pentingnya upaya meningkatkan capaian IP ASN. Peningkatan profesionalitas tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi, tetapi juga memerlukan komitmen setiap individu untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan bidang tugasnya.

Melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi IKU ini, PTA Palembang terus mendorong budaya kerja yang berorientasi pada hasil, kedisiplinan, profesionalitas, dan perbaikan berkelanjutan. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar tindak lanjut untuk meningkatkan capaian kinerja sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan tugas dan pembinaan terhadap Pengadilan Agama sewilayah PTA Palembang.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Pembinaan Mental PTA Palembang: 7 Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir

IMG_7425.JPG

Palembang, Senin, 28 September 2026 — Seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang mengikuti kegiatan Pembinaan Mental yang dilaksanakan di Aula Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., Senin (28/9/2026).

Kegiatan pembinaan mental tersebut menghadirkan Dr. Mustar, M.H., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang, sebagai pemateri. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi bertema “7 Amalan Pahala Tetap Mengalir”, yang mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa memperbanyak amal kebaikan yang manfaatnya dapat terus dirasakan, bahkan setelah seseorang meninggal dunia.

IMG_7450.JPG  IMG_7441.JPG

Dalam pemaparannya, Dr. Mustar menjelaskan beberapa bentuk amal yang pahalanya diharapkan tetap mengalir, yaitu mengajarkan ilmu yang bermanfaat, mengalirkan atau memperluas sungai, menggali sumur, menanam pohon kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf Al-Qur’an, serta meninggalkan anak keturunan yang senantiasa mendoakan dan memohonkan ampunan bagi orang tuanya setelah meninggal dunia.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak hanya diukur dari manfaat yang dirasakan pada saat seseorang masih hidup, tetapi juga dari seberapa besar manfaat tersebut dapat terus dirasakan oleh orang lain setelahnya.

Kegiatan Pembinaan Mental ini juga menjadi momentum bagi seluruh aparatur PTA Palembang untuk melakukan refleksi dan memperkuat nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut diharapkan dapat tercermin dalam pelaksanaan tugas kedinasan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan integritas.

Melalui kegiatan ini, PTA Palembang terus mendorong seluruh aparatur untuk tidak hanya bekerja dengan profesional, tetapi juga menjadikan setiap tugas dan pelayanan sebagai bagian dari amal kebaikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Apel Pagi PTA Palembang: "Bangga Melayani, Tolak Gratifikasi"

IMG_7385.JPG

Palembang, Senin, 28 September 2026 — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh aparatur di halaman kantor Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Senin (28/9/2026).

Bertindak sebagai Pembina Apel, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Drs. Subhan Fauzi, S.H., M.H., menyampaikan amanah dengan tema “Penguatan Nilai dan Budaya Integritas: Bangga Melayani, Tolak Gratifikasi.”

Dalam amanahnya, Drs. Subhan Fauzi mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat budaya integritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Integritas, menurutnya, harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata, termasuk dengan menolak segala bentuk gratifikasi yang dapat memengaruhi independensi dan profesionalitas aparatur peradilan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan gratifikasi, seluruh aparatur di lingkungan PTA Palembang diharapkan berpedoman pada SK Kabawas MA RI Nomor 75 Tahun 2026 serta memiliki komitmen yang kuat untuk menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan pelayanan.

Penekanan khusus juga disampaikan kepada petugas keamanan dan petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para petugas diharapkan mampu bersikap tegas dalam menolak gratifikasi, sekaligus tetap memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan berintegritas.

Dalam memberikan pelayanan, seluruh aparatur juga diingatkan untuk senantiasa menerapkan budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Penerapan 5S diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari dalam menciptakan pelayanan peradilan yang humanis dan berkualitas.

IMG_7419.JPG IMG_7420.JPG

Melalui apel pagi ini, PTA Palembang kembali meneguhkan komitmen bersama untuk membangun lingkungan kerja yang berintegritas, bebas dari gratifikasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat “Bangga Melayani, Tolak Gratifikasi” diharapkan dapat terus diterapkan oleh seluruh aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Jadwal Sidang Oktober

JADWAL SIDANG PERKARA TINGKAT BANDING

BULAN OKTOBER TAHUN 2026

 

 

NO
TANGGAL
NOMOR PERKARA
RUANG SIDANG
KETERANGAN
1  01/09/2026  64/Pdt.G/2026/PTA.Plg 2611/Pdt.G/2025/PA.Plg  1   Pendapat Hukum Majelis Hakim
2  08/10/2026  69/Pdt.G/2026/PTA.Plg 535/Pdt.G/2026/PA.Mpr   1  Pendapat Hukum Majelis Hakim
3  12/10/2026  68/Pdt.G/2026/PTA.Plg 356/Pdt.G/2026/PA.LLG   1  Telaah Berkas
         
         
         
         
         

 

Panitera Muda Banding,

ttd

Drs. Suratman Hardi

Hakim Tinggi PTA Palembang Jadi Narasumber Seminar Nasional Fakultas Hukum Unsri

WhatsApp Image 2026-09-15 at 5.10.51 PM.jpeg

Palembang, 16 September 2026 – Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, Dr. Dra. Isti’anah, M.H., turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam Seminar Nasional Hybrid yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri), Rabu (16/9/2026).

Seminar yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-66 Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya tersebut mengangkat tema “Ketahanan Keluarga Sebagai Orientasi Pembaruan Hukum Perkawinan Indonesia Upaya Mewujudkan SDGs-16 (Peace, Justice and Strong Institutions)”.

Kegiatan yang berlangsung di Prof. Amzulian Rifai, S.H., LL.M., Ph.D. Hall, Lantai 8 FH Tower Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya ini dihadiri oleh jajaran akademisi, praktisi hukum, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang peradilan dan hukum perkawinan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari jajaran pimpinan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI dan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya sebagai bagian dari penguatan kerja sama dalam bidang pendidikan, hukum, dan pengembangan peradilan.

Selanjutnya, Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., menyampaikan keynote speech dengan materi “Arah Kebijakan Peradilan Agama dalam Penguatan Mediasi Sengketa Perceraian untuk Mewujudkan Ketahanan Keluarga.”

Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Dra. Isti’anah, M.H., Hakim Tinggi PTA Palembang, menyampaikan materi berjudul “Optimalisasi Mediasi dalam Perkara Perceraian dengan Menyeimbangkan Kepastian Hukum, Keadilan dan Ketahanan Keluarga.”

Pembahasan dalam seminar juga mencakup penguatan mediasi independen serta pembaruan hukum perkawinan di Indonesia. Berbagai materi tersebut kemudian diperdalam melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan narasumber dan peserta seminar.

WhatsApp Image 2026-09-15 at 5.14.28 PM.jpeg   WhatsApp Image 2026-09-15 at 5.12.42 PM.jpeg

Keikutsertaan Hakim Tinggi PTA Palembang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi peradilan agama dalam mendorong pengembangan wawasan dan pemahaman mengenai penyelesaian sengketa keluarga melalui pendekatan yang mengedepankan kepastian hukum, keadilan, serta ketahanan keluarga.

Melalui forum akademik dan profesional seperti ini, penguatan mediasi diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu instrumen dalam penyelesaian perkara perceraian, sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak dan kepentingan para pihak serta mendukung terwujudnya keluarga yang lebih tangguh.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas